Beginilah Tata Cara Mandi Wajib yang Benar

Tata Cara Mandi Wajib

Mandi wajib adalah mandi yang dilakukan ketika seseorang berada dalam keadaan junub. Ketika berada dalam keadaan junub, seseorang diharuskan untuk mandi wajib guna dapat menyucikan diri kembali. Karena jika tidak semua amalan dan juga perbuatan yang dilakukan oleh orang tersebut akan tertolak.

Seperti yang kita ketahui bahwa ketika melakukan ibadah kita harus senangtiasa suci dan terbebas dari hadas kecil maupun hadas besar. Agar amalan dan juga perbuatan yang dilakukan oleh seseorang tidak tertolak ketika sedang dalam keadaan junub, maka seseorang itu harus melakukan mandi wajib.

Junub dapat disebabkan oleh beberapa hal seperti di bawah ini:

  • Keluar mani dengan sengaja
  • Berhubungan suami istri


Jika seseorang sudah keluar mani dengan sengaja ataupun baru saja melakukan hubungan suami istri, maka harus bersegara mungkin melakukan mandi wajib. Namun tampaknya masih banyak sekali orang-orang yang belum mengetahui tentang hal ini, terutama tentang bagaimana cara melakukan mandi wajib yang benar.

Pada tulisan kali ini saya ingin membahas sebuah topik yang akan membantu anda semua dalam melakukan mandi wajib. Cara ini juga tentunya sesuai dengan tuntunan yang telah ditetapkan oleh agama islam. Baiklah, tanpa membuang-buang waktu, langsung saja kita bahas cara mandi wajib yang benar. Untuk melakukan mandi wajib, ada beberapa hal yang harus dilakukan.

Cara Mandi Wajib yang Harus Kamu Tahu

1. Niat

Niat merupakan hal yang harus dilakukan pertama kali saat akan melakukan mandi wajib. Segala sesuatu itu dimulai dari niat. Jika niatnya baik, maka mandi wajib yang anda kerjakan akan diterima oleh Allah Swt. Berikut adalah niat mandi wajib : “Nawaitul Ghusla Liraf’il Hadatsil Akbari Minal Jannabati ‘An Jami’il Badani Fardhu Lillahi Ta’ala.” Atau jika anda tidak dapat mengucapkan niat mandi wajib dalam bahasa arab, anda juga dapat mengucapkannya dengan bahasa Indonesia. “Aku Niat Mandi Wajib untuk Menghilangkan Hadasa Besar Karena Allah Ta’ala.”

2. Istinja’

Setelah berniat untuk melakukan mandi wajib, langkah selanjutnya yang harus anda lakukan adalah Istinja’ (cebok). Niatnya : “Nawaitu Istinja’i Minal Bauli Fardhu Lillahi Ta’ala.” Lakuan Istinja’ dengan membersihkan kubul dan dubur menggunakan air bersih.

3. Berwudhu

Setelah Istinja’ langkah selanjutnya yang harus anda lakukan adalah berwudhu. Lakukanlah wudhu seperti ketika akan mau sholat. Niatnya : “Nawaitu Wudhu’a Liraf’il Hadatsil Asghari Fardhu Lillahi Ta’ala.”

4. Meratakan Air ke Seluruh Permukaan Badan

Setelah berwudhu, hal yang harus anda lakukan selanjutnya adalah meratakan air ke seluruh permukaan badan. Dimulai dari kepada hingga ujung kaki. Semuanya harus rata dengan air, terutama pada bagian kepala, air harus membasahi seluruh permukaan kepala. Jangan ada satu bagianpun yang tidak tersentuh oleh air. Karena hal tersebut dapat membuat mandi wajib yang anda kerjakan tidak sah. Dahulukan juga tubuh bagian kanan terlebih dahulu untuk dibasahi baru tubuh bagian kiri. Air harus benar-benar membasahi seluruh permukaan tubuh.

Setelah itu, disunnahkan juga untuk menutup mandi wajib dengan berwudhu untuk menyempurnakan mandi wajib yang kita kerjakan. Memang sih, mandi wajib sudah secara pasti dapat menghilangkan hadas kecil dan juga hadas besar. Namun tidak ada salahnya jika ditutup dengan berwudhu. Siapa tahu setelah mandi wajib anda ingin mengerjakan sholat. Itulah sekilas tentang cara bagaimana mandi wajib yang benar. Tulisan ini dibuat berdasarkan dengan pengalaman dan juga tulisan yang dibaca oleh penulis. Jika ada kesalahan, penulis memohon ampun yang sebesar-besarnya kepada Allah Swt dan meminta maaf yang sebesar-besarnya juga kepada para pembaca. Semoga artikel ini dapat membantu anda semua yang sering keliru saat akan melakukan mandi wajib.

0 Response to "Beginilah Tata Cara Mandi Wajib yang Benar"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel